Investasi di bursa saham akan selalu mengandung resiko. Anda sebagai (calon) investor perlu tahu & menyadari segala resiko yang mungkin akan muncul. Tidak dapat dihindari.

Jika Anda ingin berinvestasi di bursa saham, namun tidak bersedia menghadapi resiko, akan lebih baik mencari alternatif lain untuk berinvestasi. Namun setahu saya setiap investasi pasti akan ada resiko yang menyertainya.

Dalam berinvestasi, mengatur & mengelola resiko adalah salah satu strategi yang perlu dijalankan terus menerus. Dari penglaman saya, mengelola resiko ini jauh lebih lama waktu belajarnya dibandingkan dengan mempelajari berbagai analisa teknikal ataupun fundamental. Sejauh ini, proses pembelajaran pengelolaan resiko belum selesai & saya rasa tidak akan pernah selesai selama harus terus mengambil keputusan dalam hal menjual & membeli saham.

Dalam penerapannya, Anda perlu menyadari bahwa kemungkinan adanya resiko itu adalah suatu yang riil & Anda harus bersedia mengambil keputusan jika memang resiko tersebut muncul.

Hal ini yang menyebabkan mengapa dalam beberapa artikel yang saya terbitkan, selalu mengatakan bahwa semua metode analisa di bursa saham tidak ada yang benar atau salah. Tidak ada mana yang lebih baik atau kurang baik. Selama Anda memiliki suatu metode atau strategi & dapat disinergikan dengan toleransi resikonya, maka saya yakin akan berjalan dengan baik.

Di dsp, dalam mengelola resiko, prinsip kami adalah berusaha mengatur agar rasio antara kemungkinan gagal & berhasil adalah 40% dibandingkan dengan 60%.

Hal kedua yang selalu kami tekankan adalah berusaha juga mengelola rasio antara besarnya profit yang didapat dengan kerugian yang bersedia direalisasikan adalah 3 banding 1. Artinya rata-rata keuntungan yang Anda dan saya realisasikan adalah harus minimal 3 kali lebih besar dibandingkan dengan jumlah kerugian yang bersedia dieksekusi.

Contohnya.

Jika Anda terbiasa mengambil keuntungan di bursa saham sebesar 15%, maka tingkat resiko kerugian yang perlu diambil adalah maksimal 5%. Jika rata-rata keuntungan Anda dari setiap pembelian saham adalah sebesar 12%, maka sebaiknya toleransi resikonya adalah tidak lebih dari 4%. Demikian seterusnya.

Berusaha mempertahankan rasio ini sangat penting untuk memastikan nilai investasi Anda tumbuh. Rasio diatas adalah angka minimal yang perlu Anda dan saya pertahankan.

Pada tabel-tabel analisa dsp, strategi acuan resiko yang diterapkan sebesar 7% s/d 8%, sehingga ekspektasi dalam kebiasaan profit takingnya berkisar antara 20% s/d 25%.

Jika Anda ingin menentukan sendiri rasio resiko keuntungan & kerugian, pastikan angkanya tepat dan probabilitas kejadian antara keuntungan & kerugian tetap dipertahankan diatas 60% & 40%. Kombinasi antara besarnya rasio resiko yang ingin diambil dengan tingkat probabilitas keuntungan & kerugian sangat penting. Kedua hal ini yang nantinya akan menentukan arah perkembangan nilai investasi Anda.

Bagaimana Strategi Memperbesar Keuntungan Investasi?

Mengelola Resiko
Ilustrasi Mengelola Resiko

Semakin besar probabilitas/kemungkinan Anda mendapatkan saham dengan tingkat profit yang baik dan dengan tingkat rasio keuntungan yang diperoleh semakin besar, maka nilai investasi Anda akan berkembang semakin besar & semakin cepat.

Untuk menjawab pertanyaan diatas, ada satu prinsip yang saya pegang sampai saat ini, yaitu bukanlah masalah benar atau salah keputusan yang saya lakukan yang akan mempengaruhi tingkat kecepatan perkembangan investasi, namun saya lebih tertarik dengan prinsip mengambil keputusan secara massive pada saat saya mengetahui bahwa apa yang saya putuskan saat membeli/menjual saham sudah benar.

Saya tahu, menerapkan prinsip ini tidak mudah. Butuh bertahun-tahun untuk mengerti & mendapatkan strategi yang tepat. Dalam penerapannya, cukup banyak pekerjaan rumah investasi yang perlu dilakukan dan cukup banyak kesalahan yang terjadi dalam mengambil keputusan investasi di bursa saham.

Beberapa Ide Untuk Dijalankan.

Great Idea
Dimulai Dari Ide

Pertama.

Perhatikan trend bursa saham.

Saat terbaik mengoleksi saham adalah saat bursa saham sedang dalam trend positif / uptrend. Dalam kondisi bursa saham seperti ini, kemungkinan Anda mendapatkan saham yang tepat akan lebih besar dibandingkan tingkat kegagalan yang mungkin terjadi.

Saat Anda mengetahui keadaan ini, cara berpikir Anda akan berubah. Situasi ini akan membuat Anda dalam posisi ‘menyerang’, karena Anda sudah tahu bahwa bursa saham sedang dalam situasi yang kondusif. Anda tinggal mengatur strategi yang tepat untuk mengelola cash managementnya.

Jika Anda menggunakan data dsp, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh. Anda sudah mengetahui kemana arah bursa saham. Hal ini akan memudahkan pekerajaan investasi Anda. Informasi ini dapat dilihat & dipantau pada tabel Market Directions dsp.

Tabel kedua yang bisa menjadi indikator adalah tabel Success Rate. Dengan tingkat success rate yang baik, misalnya diatas 70%-80%, maka Anda sudah mengetahui bahwa kinerja tabel dsp berada pada tingkat probabilitas keberhasilan diatas 70%. Jadi Anda sudah mengetahui bahwa kemungkinan gagal adalah hanya sekitar 20%-30%.

Dari dua contoh tabel ini saja Anda sudah bisa ambil posisi ‘menyerang’.

Case Study. Pada bulan April 2016, bursa saham menurut tabel Market Directions dalam posisi uptrend & tingkat success rate diatas 85%. Dalam tabel membeli saham juga terdapat banyak kesempatan beli.

Dalam kondisi demikian, tindakan & keputusan yang perlu dilakukan adalah pilih saham yang ada pada tabel beli & berani ambil keputusan. Kemudian lihat perkembangannya… jangan lupa setiap keputusan yang diambil, diperhitungkan segala resikonya. Dengan mengetahui informasi diatas, fokus investasi Anda akan lebih terarah.

Hasil keputusan beli/jual yang terus menerus disertai dengan strategi yang ketat, akan membuat prilaku investasi Anda terasah.

Selanjutnya semakin percaya diri Anda dalam memilih & mengambil keputusan investasi, semakin yakin Anda bahwa Anda dalam posisi ‘benar’. Dengan demikian, posisi ‘menyerang’ Anda menjadi lebih tajam & terukur.

Kedua.

Fokus.

Fokuskan diri Anda pada keputusan yang sudah yakin Anda anggap benar & bekerja massive untuk keputusan yang sudah benar tadi.

Contohnya, jika Anda memiliki kebiasaan membeli saham dalam jumlah kecil pada jenis saham perusahaan yang berbeda (misalnya sampai dengan 15, 20 atau lebih jenis saham), maka apabila Anda sudah mengetahui bahwa strategi ‘menyerang’ adalah pilihan Anda, maka coba untuk mengurangi jumlah saham yang dibeli. Alih-alih, fokuskan pembelian Anda hanya pada beberapa saham yang Anda yakini perkembangannya akan baik – misalnya maksimal 5-10 saham. Satukan energi Anda untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Dengan metode ini saja perkembangan investasi Anda akan jauh lebih optimal.

Sama seperti jika Anda berusaha membakar kertas dengan sinar matahari menggunakan kaca pembesar. Semakin fokus energi panas yang dipancarkan dari kaca pembesar, semakin cepat kertas akan terbakar. Semakin fokus Anda dalam berinvestasi, perkembangan portofolio Anda juga akan berkembang semakin pasti.

Untuk diketahui saja, tidak selamanya bursa saham memiliki suasana yang kondusif. Oleh karena itu, saat Anda mengetahui bahwa bursa saham sedang kondusif, saat itulah Anda perlu benar-benar fokus.
Dengan kata lain, saat Anda sudah berada pada posisi benar, fokuskan energi & dana investasi Anda terhadap saham-saham yang memiliki kinerja baik. Kombinasikan dengan pilihan metode & strategi yang tepat.

Kesempatan saat bursa saham sedang kondusif sering kali tidak terjadi setiap waktu – mungkin hanya dalam waktu hanya 2-4 bulan dalam 1 tahun atau 1-2 tahun dalam 10 tahun, namun rentang waktu tersebut akan sangat berharga untuk difokuskan.

Jika Anda membaca artikel ini saat bursa saham sedang mengalami penurunan… jangan khawatir, kesempatan lain akan muncul kembali dikemudian hari 🙂 Tujuan saya menulis artikel ini adalah untuk memberikan Anda ide yang mengacu pada prinsip dasar investasi, sehingga ide ini dapat digunkan berulang-ulang.

Perlu diingat, fokus pada tindakan investasi bisa juga menjadi bumerang, karena resiko investasi Anda pada saham yang difokuskan menjadi semakin besar mengingat jumlah saham yang dipilih lebih menyempit.

Disinilah perlunya latihan dalam mengambil keputusan investasi. Latihan mengambil keputusan-keputusan investasi yang sering, akan membuat pengalaman investasi menjadi semakin banyak. Banyaknya pengalaman investasi akan membuat Anda cukup jeli dalam menterjemahkan situasi yang terjadi di bursa saham.

Ketiga.

Pengulangan.

Jika Anda berencana untuk fokus, memilih metode atau strategi investasi harus diputuskan… tidak dapat ditawar lagi. Anda harus sudah menetapkan jalur investasi mana yang perlu diambil dan sudah harus menentukan strategi mana yang akan dijalankan. Jangka pendek atau panjang, strategi A atau B.

Keputusan jalur investasi ini nantinya akan memiliki cara pengambilan keputusan yang berbeda. Keputusan yang berbeda akan memberikan hasil yang berbeda.

Metode atau strategi yang Anda pilih, harus bisa memenuhi goals investasi Anda & cukup sederhana untuk dilakukan berulang-ulang.

Keempat.

Pola pikir.

Untuk kebanyakan orang… luruskan pola pikir Anda tentang investasi saham. Jangan terjebak dengan iming-iming hasil investasi yang besar & cepat.

Investasi di bursa saham sama seperti bisnis yang Anda jalankan. Perlu dikelola dengan baik. Perlu perencanaan dengan baik. Ada saatnya berjalan baik, ada saatnya  mendapat rintangan. Ada saatnya berhasil & ada saatnya gagal. Ada saatnya untung & ada saatnya rugi… kedua sisi selalu berjalan berdampingan.

Cukup banyak orang yang berpikir bahwa investasi di bursa saham adalah tempat untuk menghasilkan uang dengan cepat dan dengan keuntungan yang besar. Jika Anda memiliki pikiran seperti itu, sebaiknya Anda bertanya pada rekan/teman/keluarga yang sudah berinvestasi (pelaku… bukan penonton) di bursa saham cukup lama, misalnya lebih dari 10 tahun atau investor yang sudah mengalami & merasakan berbagai kondisi bursa saham; saat sedang naik, turun atau tidak kemana-mana.

Cara yang mungkin paling efektif untuk mengeliminasi pemikiran ini adalah dengan berpikir jernih ditambah sumber informasi yang tepat. Anda perlu… sangat perlu mempertimbangkan apa yang Anda harapkan jika memutuskan untuk berinvestasi di bursa saham. Pola pikir yang benar saat investasi di bursa saham sangat perlu untuk Anda menerapkan ide pertama, kedua & ketiga.

Mudah-mudahan keempat ide diatas dapat memberikan Anda masukan. Jangan cepat menyerah & berikan waktu pada strategi yang Anda pilih untuk memberikan Anda informasi mengenai hasilnya nanti. Dari pengalaman saya, hasilnya akan terlihat dalam jangka waktu paling tidak 1-2 tahun kedepan.

Jika ingin menggunakan strategi dsp dalam membantu mengambil keputusan investasi, Anda dapat mencoba layanan trial 14 hari data Premium untuk mendapatkan data analisa saham yang diupdate setiap hari. Klik disini.

 

Untuk selalu diatas rata-rata.

Ngurah Alit – founder dsp.

Strategi Memperbesar Keuntungan Investasi
Tagged on: