Jika menyimak perkembangan bursa saham secara harian, maka akan terlihat sangat banyak pekerjaan yang perlu dipersiapkan. Setiap saat ada berita baru, ada informasi baru, ada data baru, dan seterusnya.

Jika Anda sebagai investor fokus dengan setiap kejadian yang ada di bursa saham, maka Anda tidak akan memiliki cukup waktu untuk menganalisa saham yang akan menjadi kandidat beli. Oleh karena itu Anda perlu suatu strategi untuk melakukan pekerjaan rumah investasi sebagai bahan mengambil keputusan investasi di bursa saham.

Menetapkan suatu keputusan untuk membeli saham tanpa persiapan sama saja dengan membeli sesuatu tanpa mengentahui terlebih dahulu spesifikasi barang yang akan dibeli, terlebih lagi mungkin tidak mengetahui berapa sebenarnya harga barang yang ingin dibeli.

Sama seperti Anda membayar suatu barang/jasa, namun tidak memiliki patokan mengenai harga suatu barang.

Mungkin jika hal ini diterapkan di kehidupan sehari-hari, akan terlihat biasa saja. Saya juga salah satu tipe orang yang tidak terlalu detail dalam hal melihat harga barang terutama jika harga barang tadi tidak terpaut banyak perbedaan harganya.

Namun jika Anda ingin membeli saham, perbedaan harga sangat berpengaruh terhadap strategi investasi Anda. Beda strategi, beda analisa, beda perhitungan resiko dan beda saat pembelian akan berdampak besar pada pencapaian goals investasi Anda.

Strategi Beli Saham
Ilustrasi Strategi Beli Saham – dailystockprice

Jadi bagaimana sebaiknya mengatur strategi pembelian saham?

Pertama, tentukan dulu fokus investasi Anda. Apakah dengan menggunakan strategi jangka pendek, menengah atau panjang. Penentuan strategi awal ini sangat penting dalam hal Anda memilih metode analisa yang ingin diimplementasikan. Investor yang fokus jangka pendek (mungkin kebanyakan dari mereka akan fokus dengan day tradng) akan menggunakan analisa, timing & metode pemantauan saham yang berbeda.

Di satu sisi jika Anda fokus pada investasi jangka menengah atau panjang, maka otomatis analisa penerapannya juga akan jauh berbeda.

Tidak ada yang salah dengan pemilihan fokus investasi seperti diatas, semuanya memiliki keuntungannya masing-masing. Hal yang terpenting adalah Anda yang menentukannya sejak awal… jalankan sesuai dengan goals Anda.

Kedua. Apapun fokus yang Anda pilih, berikan ruang untuk menerapkannya & melihat hasilnya. Disarankan tidak terlalu mengambil kesimpulan yang terburu-buru terhadap hasil investasinya. Dalam kebanyakan kasus, berikan waktu 6 bulan sampai 1 tahun untuk melihat apakah metode yang Anda pilih berjalan sesuai dengan rencana Anda.

Jika berjalan… lanjutkan. Jika tidak… mungkin perlu ganti strategi.

Ketiga. Setelah Anda menentukan jalan yang ingin ditempuh, fokus dengan strategiĀ Anda tersebut. Jalankan, coba, terapkan, evaluasi hasilnya & lakukan yang terbaik menurut Anda.

Pada akhirnya hanya Anda yang mengetahui strategi yang cocok dengan goals investasi Anda. Disarankan jangan bandingkan hasil yang Anda peroleh dengan investor lain, namun bandingkan hasil Anda sendiri dari bulan ke bulan. Perhatikan grafik perkembangannya.

Bagaimana memanfaatkan data dsp supaya sejalan dengan strategi Anda?

Sebelumnya, perlu anda ketahui bahwa seluruh data dsp didesign untuk investasi jangka menengah/panjang, bukan day trading. Namun kami memiliki bahan baku saham yang dapat Anda manfaatkan jika Anda fokus pada investasi jangka pendek, menengah maupun panjang atau dapat juga dimanfaatkan jika Anda sudah memiliki strategi sendiri dalam hal memilih saham.

Fokus jangka menengah atau panjang.

Untuk berinvestasi di bursa saham, dari pengalaman saya, fokus ini adalah yang paling ideal. Dengan strategi ini Anda dapat mengatur investasi Anda dengan tenang, tidak terburu-buru, disamping juga tetap memperhitungkan segala kemungkinan & resiko investasi yang mungkin akan muncul.

Dengan strategi ini, tujuan utama Anda adalah berinvestasi… bukan ‘berdagang saham’.

Komposisi analisa yang perlu dipikirkan adalah paling tidak 50% teknikal & 50% fundamental. Dua-duanya memiliki peranan yang kira-kira sama besar.

Data dsp dipersiapkan untuk investasi jangka menengah & panjang dengan cara memperhitungkan faktor teknikal masing-masing saham sehingga jika ditemukan titik harga belinya, maka ekspektasi awalnya adalah untuk melihat apakah saham tersebut dapat tetap dipertahankan untuk jangka panjang selama tidak terjadi gagal beli. Kami juga telah menyiapkan analisa fundamental dasar yang mudah dipahami, sehingga setiap investor dapat mengambil keputusan dengan cepat.

Salah satu faktor yang paling penting (jika menggunakan data dsp) adalah Anda perlu memonitor dengan ketat saat awal Anda membeli saham tertentu. Anda perlu mengetahui & memperhitungkan faktor resikonya jika saham yang Anda pilih gagal beli (seluruh data ini sudah diinformasikan dalam setiap tabel sesuai dengan peruntukannya). Gagal beli berarti cut loss.

Selama saham yang dipilih tidak gagal beli & berjalan menuju penguatannya, maka saham tersebut disarankan untuk tetap dipegang sampai saatnya jual dikemudian hari. Ada beberapa skenario yang perlu dipikirkan. Anda dapat mempelajarinya di artikel berikut.

Tabel data saham dsp sudah dipersiapkan untuk membantu Anda dalam hal mempersiapkan, memilih saham untuk dibeli, memonitor & menjual saham dikemudian hari. Anda dapat mencoba tabel-tabel dsp selama 14 hari, sehingga cukup bagi Anda untuk mempelajarinya.

Fokus jangka pendek.

Jika Anda lebih fokus untuk strategi jangka pendek, maka tabel data saham dsp yang sudah dianalisa mungkin tidak akan terlalu banyak membantu, kecuali tabel Advance-100. Salah satu sebabnya adalah karena koridor analisa teknikal yang kami ukur tidak terlalu memperhatikan fluktuasi harga harian yang lebar. Fokus analisa tabel beli & jual saham dsp lebih mementingkan trend kenaikan masing-masing saham, bukan pada fluktuasi harga saham harian yang mengalami pergerakan dalam hitungan waktu yang sangat singkat (misalnya menit atau jam).

Tabel Advance-100 didesign dengan paradigma yang berbeda. Tabel ini sengaja disiapkan untuk Anda agar dapat memilih saham yang akan menjadi target analisa Anda.

Karena sifatnya bahan baku, maka kami tidak memberikan secara pasti dimana titik beli atau jual sahamnya. Yang kami persiapkan adalah saham-saham yang likuid & memiliki kriteria yang telah dipilihkan, sehingga Anda tidak perlu lagi mencari saham dari 500+ saham (saat artikel ini ditulis) yang tersedia di bursa saham Indonesia.

Dari hasil bahan baku yang kami persiapkan, Anda bisa saja mempertajam analisanya dengan menggunakan berbagai teknik investasi untuk menetapkan harga beli/jual. Hasil & strateginya akan sangat tergantung pada kebiasaan investasi Anda dan analisa teknikal yang dipilih. Kembali lagi ke strategi investasi Anda.

Ide sederhana dari tabel Advance-100 adalah kami menyiapkan materialnya, Anda sebagai investor melanjutkannya dengan metode Anda sendiri sehingga akan sangat banyak menghemat waktu.

Sesuai dengan namanya, dspĀ telah menyiapkan maksimum 100 bahan baku saham untuk dapat Anda analisa. Anda dapat mempelajari detailnya pada artikel berikut.

Fokus jangka panjang saja.

Bagi Anda yang ingin memiliki strategi ini, hal yang paling penting perlu dipersiapkan adalah mental investasi jangka panjang yang benar. Salah satunya adalah karena Anda perlu dan harus bisa menahan emosi Anda selama Anda berinvestasi.

Tantangan yang paling berat adalah bisa menahan emosi investasi untuk jangka panjang. Saya akan khusus membahas topik ini pada artikel yang lain.

 

Mudah-mudahan menbantu & selamat berinvestasi…

Ngurah Alit @dsp

Mengatur Strategi Untuk Mengalisa Saham
Tagged on: